15 Agustus 2017
Taman Hutan Raya Juanda.
Tempat ini adalah salah satu tempat wisata yang ada di Bandung.
Salah satu tempat yang banyak dikunjungi orang-orang Bandung dan sekitarnya.
Karena tempatnya asyikkk beut, aku dan tiga sahabatku berencana main (lagi) kesana. Dulu waktu aku masih SD, Tahura itu salah satu tempat yang aku kunjungi
buat study tour. Di taman hutan banyak tempat yang bisa kita lihat-lihat, tapi dengan jarak tempuh yang cukup jauh dari satu tempat ke tempat lainnya. Ada tempat apa aja di Tahura? Let's Chek this out!
Jam 14:10,
Kita on the way.
Taman Hutan Raya Juanda dikenal juga dengan nama Tahura Juanda, atau cukup
dengan singkatan THR Juanda. Letak hutan konservasi ini dekat sekali dengan
pusat kota Bandung lho. Kita cukup naik ke arah dago pakar, dan akan ketemu
langsung dengan gerbangnya. Sesampainya di gerbang kita membayar tiket masuk
seharga Rp.30.000 untuk dua motor. Lalu kita parkir dan siap-siap masuk ke
dalam. Karena kita pergi kesana hari senin jadi sepiiii banget. Hanya terlihat
beberapa pengunjung. Baru menjajaki bagian awal hutan kita udah foto sana sini,
hehe. Di Tahura itu ada tempat-tempat yang bisa kalian kunjungi seperti Goa
Jepang, Goa Belanda, Curug Koleang, Curug Omas Maribaya, Penangkaran Rusa, dan
beberapa tempat keren lainnya. Karena dari satu tempat ke tempat yang lainnya
itu membutuhkan jarak tempuh yang cukup jauh, di dalam sana tersedia mamang
ojek yang rela nganterin kamu dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Tapi gak
gratis yaaa naik ojeknya, kalian harus bayar lagi sesuai jarak yang ditempuh.
Karena pemandangan yang keren dan udara yang sejuk sayang deh kalau kalian
lewatin tanpa jalan kaki. Karena waktu menunjukan pukul 15:15 nggak
memungkinkan banget kita untuk berlama-lama mengelilingi Tahura, so kita
cuman datang ke Goa Belanda. Kalian tau, Goa Belanda dibangun pada tahun 1918.
Goa Belanda ini diperkirakan dipergunakan sebagai markas militer, penjara,
gudang penyimpanan senjata, pusat komunikasi, dan juga PLTA. Uwwww keren ya.
Setelah melewati goa belanda kita sampai di ujung goa. Mumpung belum terlalu
sore kita menyempatkan keliling-keliling sebentar dan pastinya berfoto-foto. Lalu kita balik lagi ke goa dan shalat ashar di masjid yang jaraknya
beberapa meter dari depan goa. Alhamdulillah setelah shalat rasanya
kembali fresh.
Waktu menunjukan pukul 17:05.
Sebentar lagi kita pulang.
Ketika perjalanan menuju gerbang awal, ditengah perjalanan ada
segerombolan monyet. Gak begitu senang melihatnya karena takut. Serius takut.
Ketika kita mau melewati sekumpulan monyet-monyet tersebut, mereka malah
mendekati kita. Otomatis kita perlahan berjalan mundur, mundur, dan
terus mundur. Beneran deh ini rasa takut dan ngakak tiba-tiba menjadi satu jhahaha. Di saat kita terus
mundur mereka malah terus mendekat, akhirnya kita diem di tempat dan mulai
berjalan pelan kedepan dengan formasi baris kayak upacara. kebayangkan kek apa,
hehe. Dan si andi pun ternyata ga berani sama monyet wkwkwk. akhirnya kita bisa
melewati kumpulan monyet-monyet itu. Hiahaha lucu sih moment ini. Ada-ada aja. Akhirnya kita berempat pulang ditemani sinar jingga yang mulai pudar
ditelan gelapnya malam.



Komentar
Posting Komentar
Terimakasih telah berkunjung!